Posted by : Unknown
Jumat, 17 Mei 2013
Assalamualaikum Wr.Wb. posting ini disusun oleh Decky Rifaldi mungkin anda newbie (pemula) dalam dunia Aeromodelling saya pun begitu, mungkin anda ingin mencoba membuat RC pesawat dari bahan balsa, gabus, atau depron stelah membuatnya mungkin anda mencoba menerbangkan pesawat yg anda buat tadi namun hasinya nihil atau tidak terbang sama sekali. maka dari itu anda harus mempertimbangkan berat, daya angkat motor dan daya angkat sayap. misalkan daya angkat motor electric anda 500 gram namun anda membuat fuseleage atau badan pesawat lebih besar dari daya angkat motor itu sendiri maka jelas pesawat itu tidak akan terbang, namun sebaliknya jika daya angkat motor anda (thrust) 500 gram anda membuat fuseleage disesuaikan dengan daya angkat motor anda insyaallah pesawat itu akan pergi ke angkasa luas hahaha...
namun apakah hanya daya angkat motor (thrust) saja yang jadi pengukur pesawat untuk terbang? tentu saja tidak, perbandingan antara fuseleage, panjang, dan lebar sayap pun jadi pertimbangan untuk terbangnya sang pesawat itu sendiri panjang sayap harus melebihi panjang fuseleage sekitar 15-20%, lebar sayap harus disesuaikan pula dengan lebar fuseleage. kira kira semua itu telah kita dapatkan mungkin anda sudah tidak sabar untuk mencoba menerbangkan hasil karya anda tadi. apakah anda telah tahu cara untuk menemukan titik CG? saya rasa belum untuk menemukan titik tersebut anda harus meletakan jari anda diantara fuseleage, pertama tama anda coba ambil pesawat tersebut lalu hadapkan kepada anda pesawat tersebut dan taruh jari anda diantara fuseleage itu tadi apakah telah seimbang? usahakan seimbang jangan sampai terlalu berat ke depan juga ke belakang. Anda juga harus meghitung dimana letak jari anda yaitu 15-25% dari lebar sayap.
